Raseco.web.id | Blogging Tutorial | Adsense | SEO | Berita | Info Teknologi

Raseco.web.id | Blogging Tutorial | Adsense | SEO | Berita | Info Teknologi


Tahapan dalam Merakit Komputer

Posted: 20 Mar 2015 12:26 AM PDT

Tahapan dalam Merakit Komputer - Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah

langkah dalam merakit komputer


A. Persiapan

Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
   1. Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

   2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
    *  Komponen komputer
    * Kelengkapan komponen seperti kabel, sekrup, jumper dan sebagainya
             *  Buku manual dan referensi dari komponen
             *  Alat bantu berupa obeng pipih dan senter

   3. Pengamanan
    * Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
    * Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

B. Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
   1. Penyiapan motherboard
   2. Memasang Prosessor
   3. Memasang heatsink
   4. Memasang Modul Memori
   5. memasang Motherboard pada Casing
   6. Memasang Power Supply
   7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
   8. Memasang Drive
   9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir

C. Pengujian

# Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
# Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
# Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
# Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
# Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

D. Penanganan Masalah

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot
3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. 

Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.

Persiapan Sebelum Merakit Komputer

Posted: 20 Mar 2015 12:22 AM PDT

 Persiapan Sebelum Merakit Komputer

Beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum identifikasi perangkat penyusun  komputer ialah :
•    Menyiapkan tempat identifikasi yang kering, bersih dan aman
o    Tempatnya yang disediakan harus cukup luas dan tidak mengganggu aktifitas identifikasi
o    Tempat harus bersih, kering dan aman
•    Perangkat penyusun komputer harus diletakkan pada tempat yang kering, bersih dan terjangkau.
o    Perangkat harus dalam keadaan bisa diidentifikasi (tidak dalam keadaan rusak)
o    Perangkat yang rusak harus segera diganti
o    Perangkat harus diletakkan pada tempat yang bisa dijangkau sehingga mudah untuk mengidentifikasinya
•    Buku manual perangkat penyusun komputer dibaca
•    Mencoba membuat daftar hasil identifikasi perangkat penyusun komputer
o    Tulislah dengan lengkap perangkat yang berhasil diidentifikasi
o    Kelompokkan menurut spesifikasinya
o    Jika tidak mengerti baca buku manual sekali lagi atau hubungi pelatih
•    Perangkat penyusun komputer diperiksa dan disesuaikan dengan daftar hasil identifikasi
o    Cocokkan hasil identifikasi dengan daftar dan perbaikilah kesalahan yang ada
o    Jika ada masalah segera hubungi pelatih untuk menyelesaikannya



Perangkat Penyusun Komputer (Lanjutan 2)

Posted: 20 Mar 2015 12:18 AM PDT

casing dan cpu

Memory
CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses program. Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori utama. Unit ini dapat dibayangkan sebagai sekumpulan kotak-kotak yang masing-masing dapat menyimpan sepenggal informasi baik data maupun instruksi. Tiap lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address).
    Ukuran memori ditunjukkan oleh satuan byte. Misalnya 1 Mb, 4 Mb, 8 Mb, bahkan sampai 256 Mb.

-Random Access Memory (RAM)
    Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil atau dihapus isinya) oleh pemrogram.

-Read Only Memory (ROM)
    Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci keyboard untuk keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program yang diperlukan saat sistem komputer pertama kali diaktifkan. Pada kasus lain ROM terdiri dari jenis lain seperti PROM ( Programmable Read Only Memory) yang hanya dapat diprogram satu kali dan tidak dapat diubah kembali, EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang dan EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.


Sekilas tentang BUS

Hubungan antara CPU dengan memori utama ataupun dengan alat-alat input/output (I/O) dilakukan dengan suatu jalur yang disebut bus. Hubungan antara CPU dengan memori utama melalui jalur bus yang dilekatkan pada MDR , MAR (MDR dan MAR dapat lebih jelas dipelajari dalam buku Arsitektur dan Organisasi Komputer, Hamacher) dan unit kendali dalam CPU. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O tidak dilekatkan langsung ke alat-alat I/O, tetapi dapat dilakukan melalui suatu alat I/O port atau DMA controller atau I/O channel.
        Bus merupakan suatu sirkuit yang merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau alat-alat dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan antara CPU dengan memori utama disebut dengan internal bus, sedangkan yang menghubungkan CPU dengan alat-alat I/O disebut external bus. Di dalam internal bus, hubungan antara CPU dengan memori utama dilakukan melalui data bus yang dihubungkan dengan MDR, dan melalui address bus yang dihubungkan dengan MAR, serta melalui control bus yang dihubungkan dengan control unit.


Memori Eksternal
Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data di luar komponen utama yang telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd dan lain sebagainya. Hampir semua memori eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan. Setiap memori eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side (pada floppy). 



Perangkat Penyusun Komputer (Lanjutan 1)

Posted: 20 Mar 2015 12:17 AM PDT

1.5 Microphone
Kalau kamera digunakan untuk memasukkan input gambar (dan suara), maka mic digunakan hanya untuk memasukkan input suara. Penggunaan mic tentu saja memerlukan perangkat keras tambahan untuk menerima input suara yaitu sound card (bagian yang mengatur pengolahan suara agar dapat menerima input suara dan meneruskan ke output berupa speaker untuk mendengarkan hasil rekaman suara). Sekarang ini biasanya headset sudah mencakup untuk mendengarkan suara dan mic untuk menerima input suara.

2. Output Device
Output yang dihasilkan dibedakan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa :
•    Hard-copy device : alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan gambar pada media keras seperti kertas. Contoh : printer, plotter
•    Soft-copy device : alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan gambar pada media lunak yang berupa sinyal elektronik. Contoh : video display, flat panel dan speaker
•    Drive device atau driver : alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input. Contoh : disk drive , tape drive


2.1 Printer dan Plotter

Printer dan plotter adalah jenis hard-copy device, karena keluaran hasil proses dicetak di atas kertas. Printer memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, serta ketajaman hasil cetak. Ukuran kertas yang dapat digunakan pun beragam. Tetapi untuk mencetak di atas kertas ukuran besar, disarankan untuk menggunakan plotter.

2.2 Monitor/LCD
Salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Ukuran monitor beragam layaknya monitor televisi. Jenis-jenis monitor sekarang ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk besar layar cembung sampai dengan bentuk tipis layar datar (flat).


CPU (Central Processing Unit)

cpu

 

CPU merupakan tempat diprosesnya instruksi-instruksi program. Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuatn hingga jutaan IC (Integrated Circuit). CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit arimatika logika (ALU). Di samping itu, CPU mempunyai alat penyimpan yang berukuran kecil disebut dengan register. 

CU/Control Unit
Tugas dari CU adalah :
•    Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
•    Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
•    Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses
•    Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
•    Menyimpan hasil proses ke memori utama


ALU (Arithmatic and Logic Unit)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan operator logika tertentu yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (<>), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (≤), lebih besar dari (>) dan lebih besar atau sama dengan (≥).

Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara dimana data dan instruksi lainya menunggu giliran diproses masih disimpan di memori utama. Secara analogi, register ini diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubah dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
    Program yang berisi kumpulan dari instruksi dan data diletakkan di memori utama yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan program tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi yang ada di dalamnya, dimulai dari instruksi pertama dan berurutan hingga yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang diproses disimpan di register). Misalnya instruksi berbunyi HITUNG  C = A+B,  maka kita membutuhkan data untuk nilai A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori utama). Data dibaca dan masuk ke ingatan kita (data yang sedang diproses disimpan di register), yaitu misalnya A=2 dan B=3. Saat ini, otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A dan B, sehingga nilai C dapat dihitung yaitu sebesar 5 (proses perhitungan dilakukan di ALU). Hasil perhitungan dituliskan kembail ke meja (hasil pengolahan disimpan kembali ke memori utama). Setelah semua selesai, kemungkinan data, program dan hasilnya disimpan secara permanen untuk keperluan di lain hari sehingga perlu disimpan di dalam lemari kabinet (penyimpanan sekunder).
    Dari cerita di atas, ada 3 macam memori yang digunakan dalam sistem komputer yaitu :
•    Register, untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses
•    Main memory / memori utama, untuk menyimpan instruksi dan data yang akan diproses dan hasil pengolahan
•    Secondary storage / penyimpanan sekunder, untuk menyimpan program dan data secara permanen.


Ke artikel selanjutnya, Perangkat Penyusun Komputer (Lanjutan)

Perangkat Penyusun Komputer

Posted: 20 Mar 2015 12:06 AM PDT

Sekilas tentang Komputer

Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung. Aslinya, kata "komputer" menunjuk kepada orang yang melakukan perhitungan numerik dengan bantuan alat penghitung mekanik termasuk sempoa dan kalkulator.
        Menurut Blissmer(1985), komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
        Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori.
        Pada intinya, dapat diambil kesimpulan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, yang dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
        Dari definisi di atas, terdapat tiga istilah penting yang ditemukan,  yaitu input/masukan (data), pengolahan data, dan informasi (output/keluaran). Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (electronic data processing / EDP).
        Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data ini masih dalam bentuk mentah dan belum dapat dimengerti dengan jelas sehingga perlu diolah lebih lanjut. Pengolahan data merupakan suatu proses manipulasi atau mengubah data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih jelas yaitu berupa suatu informasi. Dengan demikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu, pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih bermakna dan dapat dimengerti berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu komputer.


Sistem Komputer

Supaya komputer dapat mengolah data, maka harus ada suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem ini terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Fungsi utama dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi yang perlu didukung oleh perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware.
        Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, berupa objek yang dapat disentuh, sedangkan perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, berupa bagian komputer yang tidak memiliki bentuk fisik dan brainware adalah manusia yang terlibat dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer.
        Ketiga elemen diatas dalam sistem komputer harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak dapat digunakan dan tidak berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua elemen ini (perangkat keras dan lunak) tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.


 Struktur dan Fungsi Komputer

Struktur sederhana dari sebuah komputer digambarkan pada diagram blok di bawah



Adapun fungsi dari masing-masing komponen dari struktur di atas yang berperan dalam menyusun perangkat komputer adalah sebagai berikut :

1.    Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer.

2.    Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy( ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
   
3.    I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4.    CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan otak dari sistem komputer, dan memilih dua bagian fungsi operasional yang penting , yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
   
5.    Memori
Memori terbagi dua yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu dan dapat dihapus, namun akan hilang setelah komputer dimatikan, sedangkan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan dan tidak akan hilang ketika komputer dimatikan.

6.    Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada satu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, yang artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.

7.    Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.

8.    Control Bus
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri dari 4 sampai 10 jalur paralel.


Perangkat Penyusun Komputer

1. Input Device
        Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga dapat untuk memasukkan program.
    Peralatan yang berfungsi sebagai alat input dapat dibedakan menjadi dua yaitu : alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung  yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum input diproses oleh alat pemroses.
    Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung seperti keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.

1.1 Keyboard
Bila mendengar kata "keyboard" maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf (alfabet) A-Z, a-z, angka 0-9, tombol dan karakter khusus seperti : `~ @#$%^&*()_- + = <> /, . ? : ; " '|, tombol fungsi (F1-F12) serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tuts. Sedangkan pada mesin ketik biasa jumlah tutsnya ada 52 buah. Bentuk keyboard umumnya persegi, namun telah dikembangkan menjadi sangat variatif. Keyboard pada dasarnya hampir sama bentuk dan fungsinya dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa yang sudah diketikkan dan setiap satu huruf atau simbol yang diketikkan akan terlihat hasilnya langsung pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang diketikkan, hasil atau keluarannya akan terlihat dilayar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan bentuk tulisan, kesalahan pengetikan dan lainnya. Keyboard dihubungkan ke komputer dengan kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.

1.2 Mouse
Penunjuk (pointer) disebut dengan "mouse" yang dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Jika kita membuka dan mengeluarkan bola kecil yang terdapat di belakang mouse, maka akan terlihat dua pengendalai gerak yaitu yang serarah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah). Jika keduanya digerakkan akan menjadi gerak diagonal. Berdasarkan gerakan mouse ini, maka gerakan tanda panah atau penunjuk akan dapat terlihat di layar monitor. Namun sekarang ini banyak yang menggunakan mouse optic yaitu bola kecil tersebut diganti menjadi optik sinar merah yang dapat melacak arah pergerakan mouse.
        Pada sebagian besar mouse terdapat tiga tombol, tetapi hanya dua tombol yang berfungsi, yaitu tombol paling kiri dan kanan. Penekanan tombol atau yang disebut "click" berpengaruh tergantung pada daerah atau objek yang kita tunjuk. Komputer akan mengabaikan penekanan tombol atau "click" yang tidak mengenai area atau objek yang tidak penting.
        Penggunaan mouse yang lain disebut "drag" yang artinya menggeser atau menarik, biasanya dilakukan dengan menekan tombol kiri tanpa melepaskan sambil menggesernya, akibatnya objek pada layar monitar akan berpindah atau tersalin ke objek lain. Kemungkinan lain dapat terjadi tergantung aplikasi lain yang dijalankan. Di bagian tengah ada suatu scroll (penggulung kecil) tambahan, kebanyakan mouse masa kini telah memilikinya. Fungsinya untuk menggulung tampilan yang kita baca misalnya pada Ms Word ke atas maupun kebawah. Mouse terhubung pada komputer dengan sebuah kabel yang ada di mouse. Ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer. Biasanya port mouse dan keyboard terdapat bersebelahan satu sama lainnya.

1.3 Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Pada mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan pada scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dirubah atau dimodifikasi sehingga tampilannya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen atau gambar. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit/angka biner), 8-bit (256 warna) dan 24-bit (lebih dari 16 juta warna). Bila kita membutuhkan hasil yang baik maka dianjurkan menggunakan scanner dengan bit yang
besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.


1.4 Kamera Digital / Webcam
Salah satu input device yang sedang marak belakangan ini adalah digital camera. Dengan alat ini, untuk memasukkan data berupa gambar apa saja dengan ukuran relatif cukup besar ke komputer terasa lebih mudah. Gambar yang dapat ditransfer berbagai jenis mulai dari gambar statis atau foto maupun yang dinamis/bergerak seperti video. Fungsi webcam sama dengan digital camera namun bedanya webcam juga dapat digunakan untuk berbicara langsung secara online melalui koneksi internet sehingga lawan bicara dapat melihat wajah kita melalui layar monitornya.

Ke artikel selanjutnya, Perangkat Penyusun Komputer (Lanjutan)



Langkah Membuat Presentasi

Posted: 19 Mar 2015 11:46 PM PDT

Langkah Membuat Presentasi - Menyiapkan Pembuatan Presentasi 

A Menentukan Tema, Judul, Latar Belakang Presentasi

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin dengan tujuan tertentu. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.

Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).

Contoh-contoh jenis presentasi, yaitu:


· Informasi: menyampaikan suatu informasi baru kepada audience dengan harapan audience akan memahami dan mengetahui topik yang dipresentasikan, misalnya workshop, seminar, kuliah, dsb.

· Persuasi: bertujuan mengubah perilaku atau kebiasaan dari audience, misalnya kampanye, penyuluhan narkoba, dsb.

· Entertaining: bertujuan untuk menghibur peserta dan berusaha agar peserta tetap memperhatikan kita.

Tentukan tujuan dari presentasi yang akan disusun. Hal ini berpengaruh terhadap pemilihan kata-kata dalam penyusunan presentasi dan penyampaian presentasi kepada publik.

Langkah awal sebelum mulai menyusun presentasi adalah menentukan tema dari presentasi. Sebagian besar tema presentasi proyek diambil dari topik yang diajukan dalam proposal proyek.

Perhatikan pemilihan bahasa dalam penyusunan presentasi. Kumpulkan informasi mengenai audience yang akan menghadiri acara presentasi nanti. Bila audience yang akan hadir adalah audience lokal, maka gunakanlah bahasa lokal, dalam hal ini adalah Bahasa Indonesia. Bila audience yang akan hadir adalah audience asing, maka gunakanlah Bahasa Inggris. Bila audience yang akan hadir adalah audience lokal dan asing, maka gunakanlah Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dalam penyusunan presentasi tersebut. Begitu pula jika audience yang hadir tidak atau belum diketahui apakah audience lokal atau asing.

Susunlah kerangka presentasi terlebih dahulu agar pembahasan saat presentasi nanti tetap terarah. Berikut adalah kerangka presentasi untuk suatu proyek yang umum dan standar digunakan, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris:

1. Pendahuluan / Introduction

· Selamat Datang / Welcome Note

· Latar Belakang / Background

2. Tujuan / Objective

· Tujuan Utama & Pembahasannya / Main Goal & Overview

3. Perencanaan & Implementasi Proyek / Project Plan & Implementation

4. Keuntungan dari Proyek / Advantages of Project

5. Dana Proyek / Project Fund

6. Mengapa Proyek Perlu Dilaksanakan / Why The Project Should be Held

7. Penutup / Closing Note


Dalam perumusan judul presentasi, gunakan bahasa yang menarik, sederhana, singkat, namun dapat memberikan sekilas gambaran mengenai isi presentasi yang akan dibawakan. Rumuskan judul presentasi berdasarkan atas tema presentasi yang telah ditentukan.

Rumuskan latar belakang dari presentasi yang akan dibawakan ini, yaitu sebab mengapa presentasi dibutuhkan. Misalnya apabila sebelumnya telah diajukan suatu proposal untuk proyek tertentu, maka latar belakang dari presentasi yang akan dibawakan ini adalh agar pihak audience dapat lebih mengerti isi dari proposal tanpa harus membaca sampai tuntas seluruh isi proposal.


B Buku atau Referensi untuk Pembuatan Presentasi

Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan setelah perumusan tujuan dan kerangka presentasi telah dilakukan:

1. Mencari informasi umum dan khusus yang mendukung tema dari presentasi yang disusun

2. Mencari informasi umum dan khusus yang mendukung maksud dan tujuan yang ingin disampaikan oleh pembawa presentasi kepada audience-nya

3. Mengerti dan mengetahui detail pelaksanaan tujuan

4. Mencari informasi mengenai pihak audience, sehingga isi presentasi yang ditulis berkenan bagi mereka

Bahan-bahan atau referensi yang perlu disiapkan dalam pembuatan presentasi adalah semua yang berkaitan dengan jenis dan tema presentasi tersebut.

Sebagai contoh, jika presentasi yang ingin dibuat bertujuan untuk meyakinkan investor mengenai pengadaan, perancangan, dan pelaksanaan suatu pekerjaan infrastruktur berbasis teknologi informasi, maka persiapkanlan bahan-bahan dan informasi yang mendukung proses tersebut, baik informasi umum (buku, majalah, artikel, internet, dsb) maupun informasi khusus, yaitu keadaan infrastruktur IT yang menjadi sasaran dari pelaksanaan maksud dan tujuan presentasi yang bersangkutan.

Informasi-informasi yang sekiranya tidak berkaitan dengan jenis dan tujuan dibuatnya presentasi tersebut sebaiknya disingkirkan terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah agar tidak tercampur dengan yang akan digunakan dalam penulisan nantinya.

Sebagai catatan, untuk informasi-informasi yang sifatnya umum sebaiknya seperlunya saja, yang penting adalah jelas dan efektif. Informasi-informasi umum yang terlalu banyak dalam penulisan presentasi hanya akan membingungkan audience, dan membuat maksud serta tujuan yang ingin disampaikan menjadi tidak jelas. Sebaliknya informasi-informasi khusus hasil analisa terhadap audience dan instansi terkait dapat diolah sebanyak mungkin sehingga menjadi bahan acuan yang kuat untuk presentasi tersebut.

Ada banyak sumber mengenai cara pembuatan presentasi yang baik dan benar. Pilihlah beberapa yang memiliki kesamaan, lalu pisahkan. Setelah itu mulailah dibaca dan dianalisa, yang mana yang paling sesuai dengan jenis dan tujuan presentasi yang sebelumnya telah dirumuskan.

Dari sumber-sumber ini biasanya diperoleh suatu gambaran mengenai kerangka presentasi yang sistematis, terarah, serta efektif dan efisien.

Beberapa sumber mengemukakan kerangka presentasi yang berlainan satu dengan lainnya. Tidak perlu bingung untuk mengikuti yang mana. Sebagaimana telah diberitahukan sebelumnya, pilihlah beberapa sumber yang memiliki kesamaan metode, lalu pisahkan.

Dari beberapa kelompok sumber yang telah dipisahkan tersebut, mulailah dianalisa satu persatu, mana yang sekiranya paling sesuai untuk diterapkan dalam penulisan presentasi yang diinginkan. Sesuaikan juga dengan jenis dan tujuan presentasi.

Sebagai contoh, jika presentasi yang ingin dibuat adalah presentasi untuk menyampaikan informasi, maka jangan menggunakan kerangka presentasi untuk entertaining. Karena dari maksudnya saja sudah berbeda, dimana presentasi informatif lebih menekankan untuk penyampaian informasi tertentu, sedangkan presentasi entertaining lebih menekankan untuk hiburan.

Penulis bisa juga merumuskan sendiri metode pembuatan presentasi berdasarkan atas sumber-sumber yang telah diperolehnya itu, selama metode tersebut dapat menghasilkan presentasi yang dapat dipahami secara umum, artinya masih bersifat formal dan standar.


C. Menentukan Model dan Bentuk Slide Presentasi

Tentukan model dan bentuk slide presentasi berdasarkan atas tema presentasi dan tema warna logo yang mewakili instansi pembawa presentasi.

Penentuan model dan bentuk slide presentasi juga dipengaruhi oleh software pengolah presentasi yang digunakan. Dalam pembahasan ini, program pengolah presentasi yang digunakan adalah Microsoft Power Point.

Microsoft Power Point telah menyediakan beberapa template model dan bentuk slide yang dapat digunakan dalam pembuatan presentasi. Pilihlah model dan bentuk slide yang kurang lebih dapat mewakili tema warna logo dari instansi pembawa presentasi.

Pengguna dapat mengakses pilihan template model dan bentuk slide yang telah disediakan Microsoft Power Point dengan cara mengklik menu Slide Show à Animation Scheme. Sebuah menu baru akan tampil disebelah kanan layar. Menu baru ini adalah Slide Design. Menu Slide Design ini mempunyai tiga sub menu, yaitu Design Templates, Color Schemes, dan Animation Schemes. Pengguna dapat dengan leluasa menggunakan menu-menu ini untuk merancang model dan bentuk slide yang diinginkan.

Pengguna tidak perlu merasa kebingungan dalam menggunakan menu-menu tersebut, karena menu-menu tersebut sudah dirancang sedemikian rupa sehingga mudah digunakan dalam penerapannya.


D Persiapan Perangkat Pendukung (Komputer) Dalam Pembuatan Presentasi 

Salah satu perangkat pendukung dalam pembuatan presentasi adalah komputer yang telah dilengkapi dengan operating system, dan program pengolah presentasi / presentation.

Spesifikasi hardware yang dibutuhkan untuk komputer yang akan dipergunakan tidaklah terlalu tinggi. Spesifikasi minimum komputer yang dapat dipergunakan adalah:

· Processor 500 MHz dengan Mainboard yang kompatibel

· RAM 128 Mb

· Grahic Card 32 Mb (bisa onboard atau non onboard )

· Harddrive 5 Gb

· CD-ROM

· Monitor

· Mouse

· Keyboard

· Printer


Persiapkan komputer sebagai salah satu perangkat pendukung dengan sebaik-baiknya. Jika komputer belum terinstal operating system, segera lakukan instalasi. Pilih Operating System yang sesuai dengan spesifikasi komputer yang ada, agar performa komputer dapat maksimal. Disarankan untuk menginstal Windows sebagai Operating System yang akan diguunakan. Selanjutnya lakukan instalasi program pengolah presentasi / presentation. Dalam pembahasan ini, program presentation yang akan digunakan adalah Microsoft Power Point. Mengenai versi dari Microsoft Power Point yang akan digunakan, tidak menjadi terlalu bermasalah dalam penulisan presentasi.


E Membuat Slide Presentasi

Komputer sebagai perangkat pendukung penulisan proposal dinyalakan dan diperiksa performanya, apakah dapat berjalan dengan baik.

Cara pengidentifikasian sederhana perangkat komputer dengan Operating System berbasiskan Windows adalah dengan menjalankan beberapa aplikasi berlainan secara bersamaan, lalu tekan Ctrl+Alt+Del. Akan tampil Window Task Manager yang menampilkan status performa Operating System pada saat menjalankan program-program aplikasi yang berlainan tersebut. Klik pada tab Performance dan perhatikan bagian CPU Useage. Disana terlihat persentase pemakaian CPU. Pastikan persentase tersebut dalam rata-rata persentase yang stabil. Bila persentase tidak stabil, tutup aplikasi yang sedang berjalan satu persatu sampai persentase menjadi stabil. Lihat ada berapa jendela aplikasi yang berjalan saat persentase dalam keadaaan stabil. Hindari penggunaan aplikasi yang melebihi jumlah tersebut, agar persentase pemakaian CPU menjadi stabil selama pemakaian.

Banyak program presentasi yang dapat digunakan dalam penulisan presentasi. Kebanyakan fungsi, kegunaan, fitur, serta tampilannya juga hampir sama satu dengan lainnya. Yang membedakan hanyalah kebiasaan pengguna dalam menggunakannya.

Dalam pembahasan ini, program presentation yang digunakan adalah Microsoft Power Point. Pastikan program Microsoft Power Point sudah terinstal secara lengkap pada komputer.

Klik Start à All Program à Microsoft Power Point untuk menjalankan aplikasi Microsoft Power Point. Atau bisa juga dengan mengklik pada icon Microsoft Power Point pada desktop.

Tampilan pertama yang tampil adalah halaman putih kosong sebagai lembar slide presentasi. Cobalah ketikkan beberapa buah kata pada halaman kosong tersebut, kemudian pilih File à Save As, atau tekan Alt+F kemudian pilih Save As dengan menggunakan tombol panah pada keyboard. Akan tampil window Save As. Klik kolom Save In: untuk menentukan dimana lokasi file tersebut akan disimpan. Ketikkan nama file yang diinginkan pada kolom File name:, lalu klik Save. Tutup slide presentasi dengan mengklik File à Close, atau Alt+F lalu pilih Close dengan menggunakan tombol tanda panah pada keyboard. Bisa juga dengan langsung mengklik tanda X pada sudut kanan atas dibawah tanda X jendela Microsoft Word.

Kini tidak ada lagi lembar slide presentasi, karena sudah ditutup. Coba buka file yang telah disimpan sebelumnya tersebut dengan mengklik File à Open, atau Alt+F lalu pilih Open dengan menggunakan tombol tanda panah pada keyboard. Bisa juga dengan menggukan kombinasi tombol Ctrl+o. Selanjutnya akan tampil window Open. Klik pada kolom Look in untuk mem-browse lokasi file yang ingin dibuka tersebut. Setelah itu double klik pada file yang diinginkan, atau klik tombol Open.

Bila semua kegiatan di atas dapat berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan bahwa program Microsoft Power Point telah terinstal dan dapat berjalan dengan baik untuk proses pembuatan presentasi.

F Rancangan Isi Dari Presentasi (Latar Belakang, Tujuan, Isi, dll)

Sebelum memulai pengetikkan presentasi, rancanglah terlebih dahulu isi / content yang akan dimuat dalam presentasi yang bersangkutan. Perancangan isi presentasi mengacu pada kerangka penyusunan presentasi yang telah dirumuskan sebelumnya.

Berikut ini penjelasan isi dari kerangka penyusunan presentasi yang telah dibuat:

I Pendahuluan / Introduction

1. Selamat Datang / Welcome Note :

Berisikan ucapan selamat datang kepada audience dan menampilkan judul dari presentasi yang akan dibawakan

2. Latar Belakang / Background :

· Hal-hal dan kondisi umum yang melatarbelakangi dan menjadi sebab perlunya dilaksanakan suatu proyek

· Hubungan proyek dengan institusi terkait

· Dasar-dasar pemikiran dan teori yang mendukung pelaksanaan proyek ini, misalnya S.K.Mentri No. XX/Thn XXXX, Kebijakan Presiden No. XX/Thn XXXX, teori rekayasa piranti lunak oleh Pressman tahun 2014, dsb.


II Tujuan / Objective

Rumuskan tujuan dari proyek yang dibahas dalam presentasi ini, beserta sedikit penjelasan mengenai bagaimana cara pencapaiannya.



III Perencanaan & Implementasi Proyek / Project Plan & Implementation

· Hasil yang Ingin Dicapai / Expected Project Result :

Penggambaran hasil keseluruhan yang dicapai dari pelaksanaan proyek dengan situasi dan kondisi dari perencananaan aktifitas dan budget yang ditawarkan. Dijelaskan juga pengaruh hasil yang dicapai terhadap institusi terkait.



· Kegiatan Proyek & Rencana Kerja/Project Activities & Work Plan :

Rumuskan proyek menjadi beberapa tahap / fase dengan aktifitas pengerjaan masing-masing tahap / fase yang diuraikan. Tiap-tiap tahap / fase diberikan perkiraan waktu pengerjaan (deadline) dan target yang harus dicapai pada tahap tersebut. Misalnya :

Tahap 1 – Merancang tampilan web

Target : Tampilan web sudah dalam bentuk html dan CSS untuk semua halaman aplikasi

Waktu pengerjaan : 1 bulan dari mulai waktu pengerjaan

Personil pelaksana : Web Designer

Tim pelaksana : Creative Division Team



· Daftar Kerja / Timetable :

Perumusan schedule pengerjaan proyek dan durasinya. Dari tiap-tiap tahap / fase diuraikan lagi menjadi tahap-tahap yang lebih spesifik beserta dengan durasi pengerjaannya. Gunakan table untuk memperjelas tahapan-tahapan tersebut, seperti contoh gambar 4.1 di bawah ini.


IV Keuntungan dari Proyek / Advantages of Project

Rumuskan beberapa keuntungan yang bisa didapat dari proyek yang akan dilaksanakan. Berikan penjelasan-penjelasan pendukung yang memperjelas keuntungan-keuntungan tersebut.


V Dana Proyek / Project Fund

Rumuskan garis besar dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan proyek tersebut berdasarkan atas budgeting yang ada dalam proposal proyek. Hal-hal detil mengenai rincian dana proyek tidak perlu dibahas dalam presentasi, cukup ringkasannya saja.



VI Mengapa Proyek Perlu Dilaksanakan / Why Project Should be Held

Rumuskan kembali tujuan utama dari proyek dan keuntungan dilaksanakannya proyek. Buatlah point-point yang menjelaskan mengapa proyek tersebut harus dilaksanakan. Gunakan kalimat persuasif yang meninggalkan kesan bagi audience.


VII Penutup / Closing

Ucapan terima kasih kepada audience atas perhatian dan kehadirannya.


4.4.4 Hal-Hal Penting yang Diperlukan Pada Saat Presentasi Diketik Pada Slide Presentasi

Presentasi yang sudah dirancang isinya diketik pada slide presentasi. Perhatikan untuk judul-judul slide diberikan huruf yang ukurannya lebih besar daripada penjelasannya yang berupa point-point.

Untuk teknis pengetikan presentasi pada slide, tidak ada ketentuan khusus yang baku digunakan dalam masyarakat. Namun biasanya ukuran huruf yang digunakan untuk slide presentasi memang relatif besar. Hal ini dimaksudkan untuk memperjelas tampilan presentasi.

Penjelasan detil mengenai isi presentasi memang tidak ditampilkan pada slide. Yang ditampilkan hanya point-point pentingnya saja. Mengenai detil isi, akan dijelaskan secara oratif oleh pembawa presentasi berdasarkan atas point-point penting yang telah diketik pada slide presentasi. Oleh karena itu selain mempersiapkan slide presentasi, penting bagi pembawa presentasi untuk mempelajari isi dari slide secara lebih mendalam lagi.



Setelah seluruh rancangan isi slide telah selesai diketik, jangan lupa untuk menyimpannya. Klik menu File à Save as. Akan tampil window Save As. Ketikkan nama file-nya kemudian pilih tujuan penyimpanan dengan mengklik kolom Save in. Kemudian klik tombol Save.




G Memasukkan Gambar-Gambar yang Menarik dan Mendukung Presentasi Dimasukkan Dalam Slide

Pada umumnya audience akan lebih tertarik jika presentasi menggunakan tampilan yang bersifat visual yaitu gambar daripada hanya melulu text. Tujuannya selain untuk memperjelas, juga agar audience memperoleh gambaran yang lebih nyata. Presentasi tanpa tampilan visual yang baik akan menyebabkan audience menjadi cepat bosan.



Persiapkan gambar-gambar yang menarik dan sesuai dengan presentasi yang dibawakan. Persiapkan berbagai gambar table, diagram, serta foto-foto pendukung yang dapat memperjelas maksud dan tujuan dari tiap-tiap bab dalam presentasi tersebut. Begitu juga dengan logo dari instansi yang membawakan presentasi, maupun logo instansi lainnya yang terkait dalam pelaksanaan proyek.



Masukkan gambar-gambar yang telah dipersiapkan tersebut ke dalam slide presentasi. Klik Insert à Picture à From File. Akan tampil sebuah window Insert Picture. Klik pada kolom Look in, kemudian double klik pada file gambar yang inginkan. Gambar akan tampil pada slide presentasi. Atur posisi dan ukuran gambar pada slide agar tampilannya bagus dan menarik. Setelah semua gambar yang diinginkan telah dimasukkan dalam slide presentasi, jangan lupa untuk men-save file presentasi tersebut.