Andai Aku Jadi Gayus lagu yang fenomenal

Headline
Jakarta - Video klip 'Andai Aku Jadi Gayus Tambunan' (AAJGT) yang dibuat mantan narapidana asal Gorontalo, Sulawesi Utara, Bona Paputungan merupakan cerminan hati sebagian besar rakyat Indonesia.

Anggota Komisi III DPR Andi Anzhar Cakrawijaya mengatakan, bukan hanya Bona saja yang merasakan ketidakadilan. Seluruh napi kelas teri yang merasakan tersika hidup di penjara merasakan hal yang sama.

"Citra aparat penegak hukum memang tengah di titik nadir, kasus Gayus Tambunan merupakan cermin ketidakadilan di republik ini," ujar Andi Anzhar, Minggu (16/1/2011).

Oleh karena itu, jika penegak hukum tak mengusut kasus Gayus Tambunan hingga tuntas dan tak menyentuh 'Big Fish' maka rakyat tak akan percaya lagi kepada penegakan hukum di Indonesia.

"Kalau sampai kasus ini tidak tuntas dan 'Big Fish' tidak ditemukan, jangan harap rakyat percaya lagi kepada penegak hukum. Bisa-bisa kita kembali ke hukum rimba," ujarnya.

Seperti diketahui lagus 'Andai Aku Jadi Gayus' yang beredar di situs Youtube mengkritik begitu tidak adilnya penegakan hukum di Indonesia. Dengan uang, penegak hukum bisa dibeli dan membiarkan narapidana kakap seperti Gayu HP Tambunan bekeliaran ke luar negeri.

Dalam video tersebut diparodikan seorang napi mirip Gayus Tambunan menyogok sipir penjara dengan memberi sejumlah uang untuk bisa ke luar tahanan. Sosok mirip Gayus itu kemudian dibekali jas, wig, dan kacamata. [mah]